DATA
STATISTIK JUMLAH PENGANGGURAN DARI TAHUN
2009-2013
Hallo
semua, bagaimana kabar kalian?? semoga dalam keadaan sehat wal’afiat yaa..
Nah,pada kesempatan
kali ini saya akan sedikit menjelaskan data-data statistik pengangguran pada
tahun 2009-2013 yang ada di Indonesia berdasarkan data BPS,disini saya akan menggambarkan dari mulai data pada tabel,data
pada diagram batang,data pada diagram garis,dan data pada diagram lingkaran,nah
langsung saja kita lihat gambar beserta penjelasan di bawah ini.
1.Data Pada Diagram
2.Penjelasan
Dari Tahun Ketahun
a.Tahun 2009
Di
tahun ini jumlah pengangguran mencapai kurang lebih 8,96 Juta jiwa dari total
angkatan kerja sebanyak 113,83 juta jiwa dan sekitar104,87 juta jiwa penduduk produktif
yang bekerja,atau bisa diartikan sekarang ada 7,87% penduduk yang termasuk ke
dalam golongan pengangguran terbuka.
b.Tahun 2010
Pada
tahun ini setelah di survey tepatnya pada bulan Agustus 2010,dimana tingkat
pengangguran terbuka mencapai 7,14% pada tahun ini jimlah pengangguran lebih
sedikit daripada tahun lalu yang sampai mencapai 7,87%
c.Tahun 2011
Di
tahun ini,setelah di survey pada bukan Agustus 2011,tingkat angkata kerja
mencapai 117,4 juta jiwa,yang berkurang dari tahun sebelumnya,dampaknya adalah
terjadi penurunan tingkat pengangguran terbuka 6,56%.
c.Tahun 2012
Pada
jumlah angkatan kerja tahun 2012 mencapai angka 120,4 juta jiwa.Drai angka
tersebut,partisipasi penduduk terhadap angkatan kerja mencapai 112,8 juta jiwa sedangkan tingkat penganggurannya mencapai
6,32%
d.Tahun 2013
Di
tahun 2013 ini telah disurvey tepatnya pada bulan Februari jumlah angkatan
kerja bertambah menjadi 121,2 juta jiwa
dengan partisipasi angkatan mencapai 114,0 juta jiwa.Berdasarkan
partisipasi angkatan kerja tersebut, hasil survey menyatakan bahwa ada sekitar
5,92% tingkatpengangguran terbuka.
3.Dampak
Pengangguran
1.) Dampak
pengangguran bagi pencari kerja
- Tingkat
kemaksuran yang dinikmati lebih rendah dari tingkat kemakmuran yang
mungkin dinikmati
- Kehidupan
sosialnya negatif, seperti kehilangan kepercayaan diri dan malu apabila
ditanya oleh orang lain.
- Pengangguran
yang terlalu lama akan menyebabkan pengangguran kehilangan keterampilan
dalam bekerja.
2.) Dampak
pengangguran bagi masyarakat
- Meningkatkan
tingkat kriminalitas, dengan pengangguran maka tidak sedikit yang memilih
melakukan tindakan kriminal untuk mendapatkan uang misal banyak
pencopetan, penjambretan, pencurian, dan lain sebagianya.
- Rendahnya
tingkat kesehatan masyarakat
- Kekacauan
sosial dan politik seperti banyak demonstrasi dan perebutan kekuasaan
- Menganggu
apabila pengangguran tersebut melakukan tindakan seperti mabuk-mabukan,
judi dan lain sebaginya.
3.) Dampak
pengangguran bagi produsen
Semakin besar jumlah tenaga kerja yang tidak dapat
dimanfaatkan maka akan semakin besar pula rencana produksi yang tidak dapat
terealisir. Ini merupakan kerugian besar bagi perusahaan.
4.) Dampak
pengangguran bagi pemerintah
Pengangguran merupakan bentuk pemborosan yaitu
pemborosan sumber daya dan kesempatan. Pada akhirnya akan mempengaruhi
perhitungan pendapatan nasional.
4.Penyebab Pengangguran
Pada
dasarnya pengangguran dapat disebabkan oleh beberapa hal dibawah ini, dan
berikut ini yang menjadi penyebab terjadi banyaknya pengangguran :
- Sempitnya
lapangan pekerjaan
- Tidak
memenuhi persyaratan yang dibutuhkan
- Tingkat
pendidikan yang rendah (misal sd)
- Tidak
memiliki kemampuan (keterampilan)
- Tidak
memiliki kemampuan berwirausaha
- Kurangnya
informasi lowongan kerja
- Tingkat
upah yang tidak cocon (terlalu rendah)
5.Solusi / Cara
Mengatasi Pengangguran
- 1. Mendorong majunya pendidikan
Biar bagaimanapun, pendidikan merupakan faktor utama
seseorang dalam memilih dan mendapatkan pekerjaan. Walaupun masih banyak para
sarjana yang menjadi pengangguran, namun biasanya apabila seseorang mau bekerja
dalam suatu prusahaan, pendidikan adalah salah satu hal yang dipersyaratkan.
2. Program pelatihan kerja
Pengangguran kebanyakan disebabkan oleh masalah tenaga
kerja yang tidak terampil dan ahli. Selain berpendidikan, perusahaan lebih
menyukai calon pegawai yang sudah memiliki keterampilan atau keahlian tertentu.
Masalah tersebut amat relevan di Negara kita, mengingat sejumlah besar
penganggur adalah orang yang belum memiliki keterampilan atau keahlian
tertentu. Program ini dapat berjalan dengan baik apabila ada saling kerja sama
antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
3. Meningkatkan dan mendorong kewiraswastaan
Masalah pengangguran menjadi sedikit terpecahkan
apabila muncul keinginan untuk menciptakan lapangan usaha sendiri atau berwiraswasta yang
berhasil. Cara ini sebenarnya berpeluang besar dalam mengurangi pengangguran
dalam masyarakat, karena dalam berwiraswasta tidak menuntut pendidikan yang
tinggi. Namun biasanya yang dibutuhkan hanya sedikit modal dan keuletan dalam
menjalankan usahanya.
4. Meningkatkan program transmigasi
Tingkat pengangguran yang dialami masyarakat terutama
yang berada di Pulau Jawa dapat sedikit teratasi apabila masyarakat bersedia
untuk ikut program transmigrasi. Apalagi kalau kita melihat masyarakat yang
tinggal di daerah kumuh di kota-kota besar.
5. Mengintensifkan program keluarga berencana
Seperti yang telah kita ketahui, Indonesia merupakan
salah satu negara dengan populasi penduduk terbanyak di dunia. Jadi apabila
masalah keluarga berencana ini tidak dijalankan secara efektif, dapat
dipastikan pengangguran di Indonesia akan semakin bertambah.
6. Mengikuti bisnis online
Apabila dijalankan dengan serius, sebenarnya cara ini
cukup berhasil dalam mengurangi pengangguran bahkan mengatasi kemiskinan di
suatu negara. Dalam menjalankan bisnis online sangatlah mudah dapat dijalankan
semua orang, karena tidak diperlukan modal yang besar (minimal untuk sewa
warnet), tidak usah memikirkan tempat usaha, dan tidak memerlukan pendidikan
yang tinggi. Dengan penghasilan yang tidak kalah dengan pekerjaan di dunia
nyata.
6.Kesimpulan
Dari penjelaan
beserta gambar tabel diagram diatas dapat kita simpulkan bahwa jumlah
pengangguran dari tahun 2009-2013 sudah mengalami penurunan itu bisa di
sebabkan karena kita telah mengetahui dampak-dampak dari pengangguran,penyebab
pengangguran,dan solusi/cara mengatasi pengangguran,sehingga masyarakat /
lulusan sarjana pada tahun 2009-2013 telah bisa mengatasi itu semua dan
menyebabkan turunnya jumlah pengangguran pada lima tahun itu berdasarkan data
dari BSP.